Penyusunan Buku RPKH oleh PHW Jember Didampingi Perhutani Banyuwangi Barat

    Penyusunan Buku RPKH oleh PHW Jember Didampingi Perhutani Banyuwangi Barat

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat mendampingi petugas Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) V Jember yang melakukan Penyusunan Buku Rencana Pengaturan Kelestarian Hutan (RPKH) KPH Banyuwangi Barat Tahun 2027 untuk BKPH Licin yang dilakukan secara administrative di kantor Asper Asper Licin di Jalan Raden Wijaya Nomor 4 Giri, Kecamatan Giri – Banyuwangi, pada Rabu (12/02/2026).

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB), Iwan Susanto menjelaskan bahwa Penyusunan buku (RPKH) adalah proses perencanaan pengelolaan hutan komprehensif selama 10 tahun (daur menengah/panjang) atau 5 tahun (daur pendek) yang bertujuan mengatur fungsi produksi, sosial, dan lingkungan agar lestari.

    “Dokumen ini memuat penataan hutan, inventarisasi data, serta tebangan, dan menjadi dasar penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT). Proses ini penting agar pengelolaan hutan oleh Perum Perhutani tetap berkelanjutan dan menjaga kelestarian alam serta ekosistem, ” ujar Iwan.

    Kepala Perencanaan Hutan Wilayah V Jember yang diwakili oleh KSS Pengolahan dan Analisis Geodatabase (PAG), Dhoni Fiet Hariyadi selaku Ketua Tim PHW mengatakan bahwa komponen penting dalam penyusunan RPKH Waktu & Ruang: Menetapkan rencana tebangan menurut tempat dan waktu yang optimal.

    “Dengan melakukan Inventarisasi hutan untuk mengetahui kondisi sediaan tegakan, Penataan Hutan meliputi tata batas dan zonasi hutan dengan tujuan memaksimalkan fungsi produksi dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan, ” jelasnya.

    Asisten Perhutani (Asper) Licin, Hariyanto juga menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk Penyusunan Buku RPKH Oleh PHW Jember diwilayah kerjanya dengan menyiapkan personel dan administrasi yang diperlukan oleh team PHW.

    “Penyusunan RPKH ini penting bagi kami karena sebagai dasar kami untuk melakukan kegiatan pengelolaan hutan berkelanjutan yang kami lakukan mulai dari kegiatan persemaian, tanaman, produksi kayu dan getah (pinus, damar) sampai dengan pemeliharaan, ” ujar Hariyanto.@Red. 

    Octavia Ramadhani

    Octavia Ramadhani

    Artikel Sebelumnya

    Perhutani Banyuwangi Barat Dampingi PHW...

    Artikel Berikutnya

    KPK Dalami Peran Kartika Sari Istri HM Kunang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut

    Ikuti Kami