Penelitian Universitas Airlangga di Erek Erek Geo Forest Dapat Dukungan dari Perhutani Banyuwangi Barat

    Penelitian Universitas Airlangga di Erek Erek Geo Forest Dapat Dukungan dari Perhutani Banyuwangi Barat

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat mendukung penuh kegiatan penelitian yang dilakukan oleh PUI-PT Pusat Riset Rekayasa Molekul Hayati (BIOME), Universitas Airlangga di Erek Erek Geo Forest dalam kawasan hutan Petak 1d-1 RPH Licin BKPH Licin, pada Jum’at (30/01/2026).

    Kegiatan Pengambilan Sampel Penelitian di Erek-erek Geoforest ini di bawah bimbingan Prof. Dr. Ni'matuzahroh dan Tim dari Riset Grup Mikrobiologi Terapan dan Sumber Daya Hayati, 1 Mahasiswa S3, 1 Mahasiswa S2, 5 Asisten Peneliti serta 16 Mahasiswa Universitas Airlangga, yang dikawal dari Petugas Perhutani antara lain Kasubsi Hukum Kepatuhan, KRPH Licin dan Polhutter RPH Licin.

    Ketua Penelitian Keanekaragaman Lumut Kerak (Lichen) di Jawa Timur Universitas Airlangga, Prof. Dr. Ni'matuzahroh, Dra. menjelaskan bahwa tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis lumut kerak (lichen) yang terdapat pada berbagai tipe habitat di Jawa Timur, untuk mendeskripsikan keanekaragaman lumut kerak (lichen) di berbagai wilayah Jawa Timur, untuk mengetahui jenis endolichen fungi yang berhasil diisolasi dari lumut kerak (lichen) di Jawa Timur beserta karakteristiknya.

    “Kami ucapkan terimakasih kepada Perhutani Banyuwangi Barat yang talah memberikan atensi dan bantuan terselenggaranya kegiatan di hutan lindung ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar, ” ujar Prof. Dr. Ni'matuzahroh.

    “Manfaat penelitian ini adalah secara Akademis menambah informasi dan memperluas basis data mengenai keanekaragaman lumut kerak di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, secara Praktis menyediakan data dasar mengenai jenis, keanekaragaman, dan sebaran lumut kerak di Jawa Timur yang dapat digunakan dalam upaya konservasi dan pengelolaan lingkungan, sekaligus menjadi indikator kondisi ekosistem, ” jelasnya.

    “Dan secara Strategis mendukung upaya nasional dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land), melalui pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati Indonesia, ” pungkasnya.

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat melalui Kasubsi Hukum Kepatuhan, Eko Hadi menyambut dengan baik dengan penelitian keanekaragaman lumut kerak (lichen) yang dilakukan oleh Universitas Airlangga diwilayah kerjanya.

    “Hal ini selaras dengan Implementasi Tata Nilai AKHLAK Perhutani Group yaitu Kolaboratif dengan memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribus, terbuka dalam bekerjasama untuk menghasilkan nilai tambah dengan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama, ” tutur Eko.

    “Dalam pengelolaan hutan lestari yang dilakukan oleh Perhutani harus memberikan manfaat secara lingkungan atau ekologi, memberikan manfaat kepada masyarakat dengan memberikan keuntungan sebesar besarnya bagi masyarakat dan perusahaan, ” terangnya.

    “Penelitian ini senada dengan manfaat lingkungan atau ekologi yang dilakukan Perhutani dalam pengelolaan hutan berkelanjutan, ” pungkasnya.@Red.

    Octavia Ramadhani

    Octavia Ramadhani

    Artikel Sebelumnya

    Ucapan Selamat Wabup Banyuwangi Kepada Perhutani...

    Artikel Berikutnya

    Berbagi Kasih Dalam Jum’at Berkah Perhutani...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Penelitian Universitas Airlangga di Erek Erek Geo Forest Dapat Dukungan dari Perhutani Banyuwangi Barat
    Ucapan Selamat Wabup Banyuwangi Kepada Perhutani Banyuwangi Barat Atas Penghargaan SOJ Award 2026
    Closing Meeting Penilaian Kinerja PHL Tahun 2026 KPH Banyuwangi Barat
    Gubernur Lemhanas RI: Perkuat Ekonomi dan Hukum, Kunci Keberlanjutan Ketahanan Nasional
    Gus Yaqut Bungkam Soal Status Tersangka Korupsi Kuota Haji

    Ikuti Kami